Picture of the Week #02

March 22nd, 2006 by catshade

.
BGM: Utada Hikaru - "Keep Tryin’"
Mood: *tired* *relieved* *watchful*

.
Hail Mary, Mother of God…akhirnya sebagian besar tugas2 gede selesai juga >_<
Well, sebenernya masih ada beberapa lagi sih, kyk tugas pengganti UTS Psikologi Periklanan yang deadlinenya 2 minggu setelah jadwal UTS, trus ada (most of) tugas2 ekstrakurikuler yang udah molor2 dari bulan kemarin ….oh sh**, why must I remind myself again of those horrible things –; Ah, devil’s care (baca: peduli setan) lah, now it’s time to PAH-TAAAY XD (which is, in geek term, consists of sitting in front of his computer or TV doing useless stuffs) *digetok ama orang2 yang masih diutangin kerjaan* *tambah digetok ama jadwal UTS* Ok2, maybe I can slip a day or two to relax and cool down my brain for a little bit before back to action again… >_> Now, let me treat you all with, not one, not two, but THREE cats!
.
1142808112732

.


1143034019373

.

Picture of the Week #01

March 19th, 2006 by catshade

.
BGM: Clazziquai Project - "Salesman"
Mood: *V for Very Lazy*

.
Duh, lagi pengen nonton film >_<. Kenapa pas minggu2 kmrn waktu beban tugas masih belum berat (yeah, right *rolleyes*) nggak ada film yang bagus, tapi sekarang seminggu menjelang UTS + beban tugas intra dan ekstrakurikuler malah mulai keluar yang keren2 T_T. V for Vendetta ujug2 udah keluar di bioskop, sementara Ultraviolet dan Berbagi Suami udah masuk coming soon. Apa Senin besok mau dipaksain nomat aja ya? >_> *suicidal mode: on* Anyway, here’s a spoof :D *WARNING: possibly offensive*
.
Vfv

.

Picture of the Week Intro (Or Why the Winter Ones Didn’t Work at All)

March 14th, 2006 by catshade

.
BGM: Overload Romance - "Dance Will Drop"
Mood: *terribly tired*

.
Nggak update lama banget belakangan ini bukan karena nggak ada bahan buat ditulis. Beneran deh, there were lots and lots of stuffs I’d like to write down here; But when the majority of your assignments consist of facing walls of texts, analyzing them, then writing pageloads of theories and essays, the last thing you want to do when you get home is writing some more >_<. Bukannya nggak kuat secara kualitatif sih -I’m perfectly fine with them- tapi kuantitasnya itu lho yang overwhelming (belum lagi ditambah dengan tugas2 ekstrakurikuler lainnya). Mending bikin satu skripsi tiap semester deh daripada ditumpukin ama tugas2 mingguan itu semua (and yes, I’m quite serious here). Untuk itulah, daripada berpusing2 dengan entry2 yang (sok) bermakna, I’ll decide to put some random images every week…albeit most of them in one or another way involved with cats. Yes, you read that right. CATS. Suddenly, thousands of them!
.
Buat yang nggak ngerti joke di atas dan di gambar di bawah ini, beruntunglah kalian karena belum sebegitu nerdy-nya untuk hafal dengan berbagai meme yang bertebaran di board2 internet ^^; I’ll try to explain some of them if I can. Untuk meme yang ini, sejauh yang gw tahu frase originalnya adalah "Ninjas. Thousands of them."…selain itu nggak tau deh darimana asal muasalnya…
.
Suddenly_1

.

Winter Break pt. 3: Price of Privacy

January 25th, 2006 by catshade

.
BGM: Straightener - "Dive"
Mood: *desperate* *confused* *optimistic*

.
Kadang…nggak ding, seringkali gw nggak tahu apa yang mesti ditulis di blog. Bukan, bukan gara-gara kehabisan tema. Memang hidup sehari-hari bisa cukup membosankan dengan ritme yang begitu-begitu saja: kampus, mall (ini juga jarang), rumah (apalagi kalau libur, ya biasanya cuma ini aja)…lalu ya sudah, nggak kepikiran tuh pergi2 ke tempat yang aneh-aneh atau bikin aktivitas yang macem-macem. Tapi itu nggak masalah, karena sejak awal bikin blog tiga tahunan yang lalu memang tujuannya bukan buat diary (catatan pengalaman), tapi jurnal (how you think, feel, and react to those experiences). Berhubung gw orangnya seperti ini (males nyebut atribut diri, ntar dibilang nyombong :p), mestinya nggak masalah tho menuangkan segala sesuatunya dalam bentuk tulisan? Nah, di situlah masalahnya berawal. Mungkin sekedar menuangkan sih nggak masalah, tapi mempublikasikannya di blog? Tunggu dulu.
.
Nggak tahu sejak kapan mulainya, tapi kayaknya belakangan ini selalu ada pikiran tambahan yang mengganjal. How do others (the readers) think, feel, and react to my thoughts, feelings, and reactions? Apalagi sejak semua orang mulai melek blog, dan orang-orang yang biasanya jadi objek jurnal yang nggak tahu apa-apapun kini bisa menjadi di ‘atas’ sang subjek; they can read it and give their own judgement. Itu masih belum menjadi masalah; ia menjadi masalah yang semakin mengganjal motivasi gw menulis blog ketika judgement itu mereka laksanakan di dunia nyata (padahal gw sendiri menganut, apapun yang di wired tetaplah di wired…well, except love ^^). Ndre, aku baru baca blogmu. Kamu kenapa sih? Kalo ada masalah, cerita dong. Duh, kalo bisa gw ceritain ya nggak usah ditulis di blog lah –;. Itu juga masih mending. Dengan gaya tulisan (nggak cuma tulisan sih, tapi memang ekspresi umum) yang sinis atau sarkastik, gw nggak yakin orang yang jadi objek jurnal bisa tetap mempertahankan sikapnya ke gw seperti sebelum ia membaca jurnalnya. Lalu yang menjadi masalah lagi adalah kegiatan yang paling gw benci: menggosip. Sering juga gw emoh menulis jurnal tentang fenomena yang dihadapi orang tertentu karena…kok jadinya seperti menggosip ya (with their speculation and theories)? –;. And the darnest thing of all, entah ini kegeeran atau nggak, I’m sure those personal (not to call it ‘intimate’) recollection of thoughts bakal jadi bahan empuk buat gosip. Eh lu tau nggak, si Andreas itu sebenernya blablabla lho, gw baca di blognya kemaren. #Eh masa sih Jeng? Gak nyangka ya. Padahal gw kira dia blablabla…*sigh*. Okay, maybe that’s a little bit overboarded, but you get the point. So let me state this one more time: I EFFIN’ HATE THAT. Apa terlalu paranoid ya?
.
Yah, jadi begitulah yang membuat gw kadang2 gak tau mau nulis apa yang pantes ditulis di blog. Mau nulis jurnal, ntar pasti (liat alesan2 di atas). Mau nulis diari? Bah, males banget. Ke depannya enaknya bagaimana ya? Masa mau nulis jurnal dalam bentuk bahasa2 cryptic? Someone out there gak bakal suka dengan cara ini dan bakal ‘meneror’ gw; Ndre, artinya apa sih? Maksudnya apaan? Sama juga boong gw susah2 nulis –;. Okay, mungkin memang agak sedikit oxymoron untuk meletakkan sesuatu yang privat dan indecipherable di tempat publik untuk konsumsi publik, tapi ya itu hak individu pengarang untuk menuliskannya dan hak individu pembaca untuk (tidak) membacanya kan? Ini juga nih bibit2 gosip, selalu mau tahu urusan orang –; (atau apa emang gw yang terlalu cuek?) Lha tapi kalau orangnya nggak mau ngasih tahu gimana? Nyu, udah ah capek >_<. Hope I can write an entry again sooner.
.
Setelah diliat2 ke atas lagi gimana bentuknya kalo gaya nulis yg asli (dalam artian belum dipoles) keluar…wow, am I THAT immature? ^^;
.

Winter Break pt. 2: Random Distractors -a fragment-

December 29th, 2005 by catshade

.
BGM: *randomly shuffled*
Mood: *the same as previous post times two*

.
*sigh* Baru aja udah mau niat-niatin nulis, hal-hal yang bikin mood (or more precisely (and psychologically-sound), motivasi) turun udah bermunculan >_<. Well, at least now I’m more aware of their presence, and hopefully can anticipate them in advance instead of blindly blaming other factors or persons. Hal yang pertama adalah…capek. Yes, I know it’s sometimes obvious for other people, but for me writing (and it’s complementary activity: reading) is a serious, mental-resource-hog business -even when I’m writing as petty as a blog’s entry like this- sehingga nggak ada excuse untuk ‘menulislah di waktu luang’, since my writing activity is incompatible with the definition of ‘relaxing’. Kemarin sih rencananya setelah selesai UAS Psikologi Konsumen jam 12 (yang ternyata lumayan gampang (dengan confidence rate 60-70%)) mau langsung pulang sehingga sempet istirahat bentar sebelum ngeblog (dan masih punya waktu untuk belajar Pelatihan I. But guess what? Our INfamous Mrs. Cruella de Vil (nama disamarkan untuk menghindari tuntutan hukum, which is likely she’ll do) nyuruh dateng lagi jam 2 buat presentasi kelompok. Dan coba tebak siapa yang nggak dateng pas harinya presentasi? –; *shakes fist in desperation* Tentu saja, biar nggak cepet mati gara2 marah terus, I did my usual reaction-formation defense: ketawa. Ngetawain (sekaligus ngasihanin) Mrs. Cruella and everything disastrous she has brought to our class. Tapi apapun reaksinya, badan tetep aja capek ketika presentasi baru selesai jam 4 dan baru sampe rumah jam 6. And, to end yesterday’s story, akhirnya cuma sempet bener2 baca 4 atau 5 dari 9 bab yang harus dibaca buat UAS Pelatihan I besok sebelum ketiduran di kasur jam 9…>_>
.
So, what’s today’s story? And where the heck is the second still unmentioned ‘thing’? Let’s start with the first: it’s good, yet much, much worse –;. Paginya terpaksa ngebut baca 4 sisa babnya sampe kampus, yang untungnya gara2 tugas mingguan masih agak2 inget sehingga tinggal diberi cues yang cukup. Now the problem was, UASnya sendiri lagi-lagi memakai format all-completion atawa soal isian semua, which left little if any cues to sort the heap of (dis)information in my neural network…

.

Revival notes (16/01/06): Ok, that’s it. It’s over. Now move on. Go. Away. *disambit yang mbaca* Iya, cuma segitu aja ^^; I didn’t even remember why I put this unfinished entry on draft, apalagi lanjutan ceritanya =_=; More rants on next (hopefully, completed) entry…>_>

.

Winter Break pt. 1: Home Alone

December 27th, 2005 by catshade

.
BGM: Paris Match - "Taiyou no Seppun(kisu)"
Mood: *tired* *lazy* *laidback*

.
Tadinya ngira kalo UAS Psikologi Komunikasi bakal lumayan susah, apalagi gara2 malam sebelumnya (atawa kemaren malam) malah nyari ‘tausyiah’ di Ekaristi.org instead of belajar dari fotokopian bab, handout, dan catatan ^^;. Untungnya tumben-tumbenan hari ini waktu sebelum UAS jam 1 bisa diisi dengan lumayan efisien, part of it gara2 klo bawa mobil (supir yg biasa nganterin ke stasiun lg ngurus perpanjangan STNK motor) ke kampus mesti agak pagian kalo mau dapet tempat parkir.
.
Maka jadilah sejam pertama diisi dengan ke perpus nyari2 bahan untuk tugas program Psikologi Pendidikan Lanjutan, kemudian dilanjutkan dengan ke depan Margonda sebentar nyari2 buku bekas dan komik (got +Anima 10, kepincut ama buku sejarah Scotland Yard, dan berpikir2 untuk ngikutin Black Jack), makan siang di Kancil dengan Chicken Drumstick nggak meyakinkan yang banyakan tepung dan lemaknya daripada dagingnya, dan 1 jam terakhir baru dipake belajar (gave the whole new abbreviaton for SKSejam :p).
.
Entah karena bahannya emang ‘gampang’ ato karena sepanjang kuliah sibuk nyatet terus (alat bantu konsentrasi biar gak ngantuk ato ngelamun kemana2), kok rasanya belajarnya gak mumet2 amat ya ^^;. Dan memang ternyata ujiannya juga nggak sesusah2 yang dibayangin sebelumnya meski ada tambahan 25 pilihan ganda (ato jangan2 PG itu yang jadi cue untuk membantu di esai ya? >_>). Keluar setelah 45 menit berlalu, dan setelah beberapa pertimbangan (pilihan pulangnya cuma dua: sebelum jam macet (a.k.a sekarang) atau sesudah jam macet (jam 8an)), akhirnya memutuskan pulang saat itu juga (meski akhirnya kecele karena di tol dalem kota kena macet juga). Geee, how efficient my day today ^^;. Mungkin gara2 sepanjang hari beraktivitas sendirian aja kli, jadinya gak perlu repot mikin orang lain yang (seringkali) maunya gak sesuai ama kemauan sendiri yang (entah kenapa) sering diliat aneh ama orang lain. Oh well, bukan berarti selalu efisien kyk gitu sih, karena kalo udah sampe rumah biasanya tingkat efisiensi mundur 180 derajat >_<.
.
And speaking of alone and home, right now i’m home alone (yes, the title’s so corny and 90′-ish >_>). Yang lain sejak kemarin pada turne ke Bromo via Jogja nggak tau sampe kapan. Pengen ikutan? Ah, nggak juga, since ini orangnya, meski sangat suka melihat dan menikmati alam (baik yang bebas maupun yang nggak bebas), paling males jalan2 jauh (heck, jalan2 dalem kota aja sering suka males ^^;). I’d rather spend my holidays downtown with a stackpile of games, DVD movies, and unlimited internet connection than walk the tree-hugger way out of the vicinity of modern civilization *geek mode: on*. Kadang2 diomelin juga sih gara2 suka males kemana2 itu… but hey, that makes me a low-maintenance guy :p *disambit*. Anyway, got to go; mesti belajar buat UAS Psikologi Konsumen besok yang bahannya hampir 1 textbook sendiri =_=. I’ll doubt this one will be as easy as the previous one, since some of the lecturers are the worst one I’ve ever had in my psychology studies (hell, I won’t even qualify them as ‘psychology lecturers’ >_>). Oh dear, mari berharap mudah-mudahan hari esok lebih baik dari hari ini T_T *wishful thinking*.
.

Winter Break Intro: Why The Heck I’m Doing This All Over Again

December 25th, 2005 by catshade

.
BGM: Paris Match - "Taiyou no Seppun(kisu)"
Mood: *peaceful* *relaxed* *excited*

.
Bener-bener deh, kenapa selalu mood untuk nulis (dan bukan sekedar niat, tapi bener2 termotivasi untuk mengerjakannya) di kala lagi banyak-banyaknya kerjaan yang seharusnya diprioritasin lebih dulu? –; Let’s see, masih mesti overhaul kamar & lemari2 luar (proyek sedari lebaran yg belum selesai2 krn bener2 mesti dikonsep ulang penempatan barang2nya), lalu ada 4 UAS minggu ini yang lumayan berat dan mestinya dipelajarin dari jauh-jauh hari, dan terakhir ada tugas akhir Psikologi Pendidikan Lanjutan untuk membuat rancangan program pendidikan ‘untuk memperbaiki bangsa ini’ (ini tema dari dosennya).
.
A further note on the last, agak sedikit ’senang’ juga sih dengan tugasnya karena dikerjakan secara individual (nggak perlu repot2 berakomodasi dan beradaptasi dengan orang-orang yang ritme kerjanya beda), so I can let my creative juice flowing freely, dan kalo nilainya gak memuaskan juga gak perlu nyalah-nyalahin orang lain >_>. Maka mulailah memilah topik-topik yang bisa didalami, yang akhirnya selalu berujung ke satu hal: menulis. Did this assignment really awake my dormant, yet still passionate inner writer spirit? (klausa yg panjang banget ya ^^;) Entahlah, yang jelas keputusan itu kebetulan berbarengan dengan ditemukannya beberapa artifak tulisan (review buku, makalah kecil-kecilan) dari jaman SMA waktu mengobrak-abrik lemari atas untuk dirapikan (sebenernya lebih banyak yg dibuang sih) kembali. Jesus H. Christ (oh, on a side note, happy birthday! ^^)…the concise words…the coherent thoughts… betapa kreatifnya masa-masa muda itu T_T *disambit* tapi ini bukan narsis lho, karena yg timbul sebenernya malah perasaan malu pada diri sendiri, kok sekarang malah jadi kayak begini yah :p. Ah, betapa menjadi dewasa seringkali mematikan kreativitas kita. Menjadi orang tua dimana tak ada lagi tempat untuk bermimpi di  dunia nyata. So…there you go…my long, winded reason on why I’m going to start writing seriously again. Sebagai langkah pertama (yg mungkin belum cukup drastis), sekarang mau nyoba-nyoba nulis dengan teratur terlebih dahulu, dimulai dengan intro ini. Mesti diakui bukan langkah mudah sih balik ke habitus lama itu, but we’ll see how things turn out. :)
.

Don’t Panic

November 1st, 2005 by catshade

.
BGM: School Rumble OST - "Onna no Ko Otoko no Ko"
Mood: *tired* *relieved* *stressed* *relaxed* *desperate*

.
*deletes all his previous raw drafts and mumble-jumbles* Frankly my dear, I don’t know what to write anymore after all day and night and another day desperately trying to retrieve any memories I could contemplate on. Really, I love you all and that, but I just couldn’t write quasi-philosophical blabberings about our relationship, life, the universe, and everything. Not in holidays, anyway. So, instead of mushy-mushy reflection of our one-year anniversary as previously intended, I reverse-enginereed the original concept (while maintaining our contractual agreement) and present our readers with this:

.
The Geek’s Guide to Courtship (based on a true story)
.
1. On starting conversation: Find one thing in common, and let her do the talking. Make occasional nods, two-syllable response, and agreeing gesture to keep it on topic regardless your understanding of the current topic.
.
2. On advancing to the next level: No matter how cliche your approach, they will always fall for one (or more) of these things: chocolate, flowers, romance books, or shopping vouchers (Warning: results may vary; use another method immediately if she’s allergic to one). Unless notified, never EVER bring your computer or games or your netlife into discussions.
.
3. On keeping in touch: Never missed a phone call for more than 3 times or leave a text message unanswered for more than 2 hours; girls in real life are not THAT laggy. Always keep your mobile phone standby near your computer or console (or better, ductape it to your ear) to have highest response time possible.
.
(to be continued. i’ll update this some time later)
.
*ahem* AND YES. I KNOW. I SHOULD’VE UPDATED THIS BLOODY THING AGES AGO.
.

Lovers-in-Training

May 29th, 2005 by catshade

.

BGM: John Legend - "Ordinary People"

Mood: *sleepy* *panic* *tired*

.

[Verse 1]

Girl I’m in love with you

This ain’t the honeymoon

Past the infatuation phase

Right in the thick of love

At times we get sick of love

It seems like we argue everyday

.

I know I misbehaved

And you made your mistakes

And we both still got room left to grow

And though love sometimes hurts

I still put you first

And we’ll make this thing work

But I think we should take it slow

.

[Chorus]

We’re just ordinary people

We don’t know which way to go

Cuz we’re ordinary people

Maybe we should take it slow

.

Take it slow

This time we’ll take it slow

.

Take it slow

This time we’ll take it slow

.

[Verse 2]

This ain’t a movie, no

No fairy tale conclusion, y’all

It gets more confusing everyday

Sometimes it’s heaven sent

Then we head back to hell again

We kiss and we make up on the way

.

I hang up, you call

We rise and we fall

And we feel like just walking away

As our love advances

We take second chances

Though it’s not a fantasy

I still want you to stay

.

Back to [Chorus]

.

Take it slow

Maybe we’ll live and learn

Maybe we’ll crash and burn

Maybe you’ll stay, maybe you’ll leave,

Maybe you’ll return

Maybe another fight

Maybe we won’t survive

But maybe we’ll grow

We’ll never know baby

You and I

.

Back to [Chorus]

.

Dead Meat Dilemma

May 8th, 2005 by catshade

.

BGM: Manic Street Preachers - "Empty Souls"

Mood: *males* *capek* *capeeeek T_T*

.

Exposed to a truth we don’t know

Collapsing like the Twin Towers

Falling down like April showers

Colossal endless like a marathon

God knows what makes the comparison

God knows what makes the comparison

.

Yeah, basically that describes my condition right now (though it is taken out-of-context, I think) –; FOR JESUS H. CHRIST’S SAKE…*lirik daftar tugas yang belum dioret2 di organizer* tugasnya banyak banget, and not to mention jadwal kuliah pengganti yang dengan manisnya ditaro di jam 4-6 sore T_T Minggu kemarin aja dengan dua tugas mata kuliah Pengantar Psikologi Pendidikan (satu individu, satu kelompok) udah keteteran banget, dan hari libur yang kejepit didn’t help things. At all >_<. Blom lagi ditambah ngumpul2 kelompok yang lain buat tugas lain yang dideadlinekan minggu depannya…*desperate sigh* Akhirnya pulang malem terus, dan obviously sampe rumah udah terlalu capek buat ngeliat2 yang lain, termasuk blog. Jadi maaf kalo seminggu ke depan mungkin gak bakal ngupdate, karena jadwalnya jauh lebih kacau lagi, and for this time it’s partially my decision…

.

Okay, let’s see…minggu depan ada tiga tugas yang mesti diselesaikan DAN dipresentasikan. Di hari yang sama. Visualisasi hasil wawancara "Makna Kerja" buat mata kuliah Kesehatan Mental (udah ada rencana bikin poster sih, but I don’t know the further details), presentasi analisis kasus perusahaan buat Organizational Behavior, dan presentasi proposal penelitian buat Teori Emosi & Aplikasi Sosial. GREAT. Even greater, karena gw rencananya dari Selasa sampe Jumat memutuskan untuk bolos kuliah demi pelatihan jurnalistik di FE. WTH?! Sejak kapan pemales ini mau ikut yg kyk begituan sampe mengorbankan kuliah? Well, begini ceritanya… *x-files theme fade in*

.

So, there’s this extracurricular activity called PSYCHE, yang kerjaannya seputar bikin majalah, dimana gw jadi salah satu penulis/reporternya. Dan berhubung pengurus yang semuanya angkatan atas bakal hibernasi menjelang skripsi, maka anggota yang angkatan 2003 -yang cuma 3 orang termasuk gw- biar mau jadi pengurus tahun depan, ‘disuap’ dengan diikutkan pelatihan ini sementara biaya ditanggung mereka. Hey, who could resist freebies? *ditimpuk* Lagian I’m fine with the contract terms selama tidak ada keharusan untuk jadi ketua ^^; Jadilah pengganjal yang tersisa cuma tiga presentasi itu. Setelah dipikir2 bersama Reta (rekan yang jadi korban juga), akhirnya bisa lah salah satu presentasi itu (OB, dimana kehadiran SANGAT diharapkan -untuk tidak mengatakan kudu wajib musti) ditaro di giliran pertama (untung saja anggota kelompok lainnya pengertian semua =_=), sementara dua presentasi lainnya terpaksa ditinggal karena tidak sekrusial OB…krusial sih, tapi seenggaknya gak begitu menekan dari sisi kehadiran dan nilai :p. And to sum it all, that’s why…starting tomorrow I’m a dead meat X(

.