Confession of a Bookaholic

.

BGM: The Contes - "Out of My Head"

Mood: *sleepy* *lazy* *tired* *playful* *excited* *loopy* (just ignore the contradicting ones…)

.

Kemarin jalan-jalan ke Plaza Senayan bareng Wiri. Kenapa memutuskan untuk pergi ke PS? Well, I, with my blunt senses, only thought it would be better (and experience-rewarding) if we go to the places we never went together before. And she, with her woman sense tingling, assumed that PS would be more wallet-friendly for her, since almost everything there (except franchised fast foods which are uniformly cheap) is way more expensive than her shopping budget range. Apparently, she was wrong, or at least didn’t take me into account. Yesterday’s trip became the most costly trip for me since…god only knows. Kalo dikira2, I approximately spent 250k; gasoline, parking ticket, toll ticket, lunch, and mineral waters not included. Oh well, at least it’s not badly wasted…

.

Pengeluaran terbesar dari 205k itu dateng dari dua barang ini: CD maliq & d’essentials dan kumpulan novel ‘Trilogi’ Hitchhiker’s Guide, The Ultimate Hitchhiker’s Guide. Soal CD maliq, I bought it out of my whim; baru denger satu lagunya di radio (sorry, I’m not into pensi scene) and like it, jadi sisanya gambling aja. The rest turned to be only above average, 3/3.5 stars out of 5 in my taste dan gak worth 50k; paling cuma 35k pantesnya. Tapi mungkin kenilai segitu karena baru dengerin beberapa kali dan itupun dalam keadaan capek dan konsentrasi dominan buat nyetir, jadi mudah2an nanti2nya bisa lebih nyambung lagi. Reversely, item kedua udah ada di wish list berbulan-bulan lamanya. Udah baca dua novel pertama (the wonders of e-books) and ABSOLUTELY love it sampe bela2in nitip orang beli di luar meski akhirnya yang didapet bukan itu. Di PS, I found the only book in Kinokuniya among other sci-fi books. This is not an ordinary sci-fi story, though…It’s full of humor, sarcasm, wit, and satire. Sempet mikir2 juga sih sebelum beli karena udah punya e-book lengkapnya dan harganya yang 191k, but I considered these: untuk sebuah kumpulan 5 novel (tambah 1 cerpen, jadinya sekitar 850an halaman) bagus berbahasa Inggris, the price is definitely a steal (jika mbandingin dengan novel lain dengan kualitas dan ketebalan sejenis yang harganya bisa sampe 350k-500k), belum lagi memperhitungkan faktor kelangkaan (tinggal satu2nya di display) dan betapa jarangnya bisa nyempet2in ke Kinokuniya PS (sehingga ketakutan untuk disalip orang lain lebih gede), maka tergeseklah kartu Debit BCA itu untuk pertama kalinya (I usually do all my shopping in cash). Now it’s basically my Most Valuable Possession…

.

And the leftover story? Kita pulang jam setengah 7an, masuk Sudirman dan lupa kalo jam 3-in-1 masih berlaku. What made things worse was, banyak polisi nongkrong di pinggir jalan; sebagian menjalankan tugasnya, sebagian nyari duit, dan sebagian lagi mengamankan jalan untuk para VVIP peserta peringatan KAA ke-50 yang baru sampe dan nginep di hotel2 di sekitar sana. That’s basically my 30 minutes through hell >_<. Kepada siapapun yang menciptakan kaca film, thank you very very much…

.

Maliq

Ultimate_hitchhiker_3

.

One Response to “Confession of a Bookaholic”

  1. dianikarini Says:

    skali2, bolehlah gue diajak menggesek kartu lo…kinokuniya ato starbucks boleh juga… ;)
    *no offense to wiri*

    huahahaha…soal 3-in-1…sayangnya kaca film gue keluaran taon kuda, ndre,,,jadi sampe skarang blom brani nyoba menyambangi jakarta pas jam 3-in-1 berdua (apalagi sendirian,,mengingat gue jomblo :P)

Leave a Reply